11 SEPTEMBER 2009 ALJAVAR GANINDRA ADHINATA __________________________________ HARI ini adalah masa OSPEK yang pertama. Aku seperti kebingungan mencari arah karena memang tidak mengenal siapapun. Pada masa pra- OSPEK, aku tidak berangkat karena masih di luar kota. Jadilah aku yang seperti anak hilang—kehilangan induk. Tidak tahu harus berjalan kemana dan bergabung dengan siapa. Intinya aku kebingungan kesana dan kemarin sambil membawa name tag berbentuk persegi panjang yang terbuat dari kardus. Di sana tertulis namaku dan nama jurusan. Sudah kebingungan, dimarahi senior karena telat datang pula. Aku sudah seperti bahan tontonan sepagi itu—dihukum di depan ribuan orang di lapangan fakultas karena terlambat. Dengan posisi jalan jongkok sambil menunduk karena menahan malu. Beberapa orang

