130. Kami Baik-baik Saja

1745 Kata

15 JANUARI 2021 DIANDRA LOVIA SARADIKA _____________________________ KEHIDUPANKU, berantakan! Aku menganggap semua ini adalah satu paket; teguran, cobaan, dan ... karma! Semuanya seperti bagian yang tidak perlu aku jelaskan satu-persatu tapi memang begitu adanya. Aku masih tumbang, tentu saja! Ditinggalkan kembali oleh dua orang di dalam hidupku, rasanya masih menyakitkan. Tapi hidup harus terus berjalan dan aku hanya menjalani sisa hidup itu dengan rasa hampa yang tak punya ujung. Mataku perih, namun sudah tidak sanggup untuk menangis lagi. Aku kehilangan air mataku atau mungkin sudah kehabisan karena sudah terlalu lama menangis ketika datang ke rumah sakit sebelum Bang Syail dan Danil meninggal. Ayah baru saja pulang dari rumah sakit dan Bunda pun masih belum benar-benar pulih. Inter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN