Zio memegangi telinganya ketika ia baru saja memasuki klub malam yang berisi oleh banyak remaja sepertinya di sana. Telinganya sepertinya akan benar-benar pecah saat ini saking kuatnya dentuman musik yang mengisi ruangan penuh lautan manusia yang tengah berjoget-joget juga ada yang sedang meminum alkohol di meja bar. Jika bukan karena Alasya yang mengajaknya, Zio tak akan mau menginjakkan kaki di sana. Alasya menarik tangan Zio akan ikut bersamanya duduk di meja bar, Alasya memesankan minuman untuknya dan juga Zio. Setelah minumannya datang, Alasya langsung memberikannya kepada Zio namun langsung ditolak Zio dengan gelengan pelan. "Sorry, Sya, gue nggak minum alkohol," ucapnya sambil mengambil gelasnya lalu meletakkannya lagi di meja bar. Alasya terkekeh pelan lalu mengambil gelasnya la

