Crush

4945 Kata

“Bagaimana dengan kau sendiri? Apa kau tidak berpikir jika kau membunuh semua penyihir, itu artinya kau juga melakukan pembunuhan terhadap manusia! Mereka sama dengan kita, hanya saja mereka memiliki bakat sejak lahir.” “Omong kosong! Kau terlalu banyak bicara tanpa berpikir Axton, pikiranmu sempit, seharusnya kau berada di pihakku, tapi ternyata kau malah membela penyihir, biarkan aku pergi dari sini.” Marius melangkah ke depan, dia hendak keluar dari ruangan, namun Albert mencegahnya. “Aku tidak akan membiarkanmu keluar dari ruangan ini sebelum kau menyetujui permintaanku,” ucap Axton. “Silahkan saja jika kau mau mengurungku di sini, kau akan tau apa akibatnya.” Marius hanya tersenyum miring lalu kembali duduk dengan tenang sembari menikmati teh dan hidangan yang ada. Axton masih m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN