*** Keyla pulang bersama ayah dan bundanya. Sepanjang perjalanan Gita terus bertanya tentang keseharian Keyla seperti apa. Wanita itu bahkan tidak menyinggung soal Keyla yang turun peringkat paralel. Setidaknya bagi Gita, Keyla masih tetap juara di kelasnya. Gadis itu adalah putrinya dan apapun prestasi yang Keyla capai, tentu saja itu patut diapresiasi. Tidak sembarang orang untuk berada di titik seperti Keyla, dan putrinya berhasil mencapai itu. Gita tentu harus senang. Ia tidak boleh egois dengan menuntut anaknya untuk menjadi terbaik dari segala yang terbaik. “Sebagai hadiah dari bunda dan ayah karena Keyla udah jadi anak pinter, kami bakal kabulin satu permintaan Keyla. Keyla mau apa dari bunda sama ayah?” tanya Gita dengan antusias. Keyla sempat terkejut saat bundanya berkata sepe

