24. Keyla punya gue.

1106 Kata

*** “Assalamualaikum, Ayah.” Gio tak membalas salam dari Keyla. Jangankan membalas salam, melirik pada sosok Keyla pun tidak ia lakukan. Ia bertingkah seolah tak ada orang di sana selain dirinya sendiri. Keyla tersenyum perih. “Ayah,” panggil Keyla. Merasa diacuhkan, Keyla berinisiatif sendiri mengambil tangan Gio untuk ia salim seperti biasanya ketika seorang anak pulang dan menyalami orang tua mereka sebagai bentuk penghormatan. Namun yang terjadi, Gio menepis kasar tangannya seolah tangan Keyla yang baru saja menyentuh tangannya adalah sebuah kuman mematikan. Gio memberikan tatapan datar menusuk pada Keyla berharap gadis itu menjauh darinya secepat mungkin. “Key minta doanya ya, Ayah. Hari ini Key izin pulang lambat karena ada olimpiade yang Key ikutin.” Hening. Gio bahkan terlih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN