33. Kenapa tiba-tiba gini?

2122 Kata

*** Dalam perjalanan menuju rumah Bu Vegi, keheningan menyelimuti antara Keyla dan Adnan. Keduanya terlihat enggan untuk membuka suara. Tak ada yang mengalah untuk membuka topik obrolan lebih dulu. Bahkan Keyla menggerutu saking kesalnya ia dengan suasana canggung yang melingkupinya. Entah hanya Keyla saja yang merasakan ini atau Adnan juga. Tanpa sadar karena terlalu asik bergulat dengan pemikiran sendiri, motor yang dikendarai oleh Adnan telah tiba di depan gerbang rumah Bu Vegi. “Key, mau sampe kapan lo mau di situ? Apa perlu gua yang turunin?” ucap Adnan yang sedikit terkekeh saat Keyla masih senantiasa berdiam diri di tempatnya. “E-eh? Hah, iya? Maaf-maaf.” Keyla dengan wajah memerah malu langsung turun dari motor itu. Bahkan saat ingin memasuki gerbang, helmnya belum sempat ia le

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN