*** Keyla sedang berjalan seorang diri menuju toilet. Jam pelajaran sedang berlangsung, tentu saja koridor sekolah terlihat sepi. Hanya beberapa saja yang terlihat masih berkeliaran di luar, itu pun sepertinya mereka ada urusan penting. Setibanya di toilet, Keyla langsung menuntaskan urusannya. Gadis itu lantas keluar dengan wajah lega karena buang air kecilnya telah terselesaikan. Ingin sekali rasanya Keyla duduk di taman belakang menikmati hari yang sedikit mendung saat ini. Namun, Keyla tidak ingin membolos dan tidak akan pernah mau lagi membolos. “Yeay!” Sorakan dadi arah kelasnya membuat Keyla mempercepat jalannya. Gadis itu membuka pintu yang tertutup dengan tampang pemasaran. Ia melihat ke sekitar dan tidak ada guru. Ke mana gurunya pergi? “Guru ke mana?” tanya Keyla entah pada

