38. Tolong jangan lagi, Ya Allah.

1242 Kata

*** Keyla tersenyum lebar. Ia melihat ayahnya. Ia melihat sosok gagah itu berdiri tak jauh darinya bersama sang bunda. Keduanya yang memakai kacamata hitam pantas saja menjadi pusat perhatian para pelajar. Keyla merasakan debaran amat bahagia dan tanpa berlama-lama lagi segera berlari menghampiri ayah dan bundanya. “Ayah!” “Bunda!” Keyla berteriak memanggil keduanya sembari melambaikan tangan dengan tinggi. Semua mata kini berganti menatap Keyla. Benarkah itu adalah orang tua Keyla? Namun menurut rumor, bukankah ibu Keyla itu buta? Tapi, kenapa saat ini terlihat biasa saja bahkan normal? Apa rumor itu salah? Gio tak membalas lambaian Keyla, ia memegang tangan Gita untuk berjalan menuju Keyla. Saat itulah semua orang baru sadar bahwa wanita cantik yang mereka puji barusan memanglah but

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN