PART 34

1882 Kata

Seorang laki-laki yang dinyatakan koma 9 bulan lalu, akhirnya membuka mata setelah hampir dinyatakan meninggal dunia karena jantungnya yang sempat berhenti berdetak. Alex bahkan langsung terduduk di lantai dan menangis saat mata keponakannya tiba-tiba terbuka dengan perlahan ketika ia tadinya mulai menyerah. Mata itu menatap kosong langit-langit kamar. Bahkan setelah ia dipindahkan ke ruang rawat inap, ia belum merespon apapun, masih dengan tatapan kosong. Ruangannya mulai penuh dengan kedatangan teman-temannya yang sedari tadi menunggu di luar. Fano, sahabat paling cerewetnya lah yang pertama kali mendekat dan memeluk tubuhnya sembari menangis dan mengumpatinya kasar. "Tega lo, Raf! Gak pernah lo cerita tentang masalah apapun. Lo simpan sendiri, padahal gue kalau ada masalah selal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN