33. Merpati

1487 Kata

"Janjiku yang mana, Tuan?" tanya Styx penasaran. "Aku tidak bisa memberitahukannya padamu sekarang, Styx. Ini merupakan rahasia takdirmu." Pria itu hanya mengangguk paham. Benar juga, pikirnya. "Apa setelah ini kau akan segera kembali ke dunia manusia?" tanya Taygete kepada Styx dengan ekspresi sedihnya. "Aku masih memiliki tanggung jawab di istana Bergelmir, Tuan Dewa Kematian," jawab Styx disertai sedikit tawa. "Apa aku tidak akan bertemu denganmu lagi, Styx? Aku sangat berharap bisa menjadi teman baikmu, kau makhluk paling baik yang pernah aku temui, aku merasakan kecocokan jika mengobrol denganmu." "Dewa kematian yang terkenal galak dan tidak peduli dengan semua makhluk fana, sekarang bisa seakrab ini dengan manusia?" sindir Metis kepada sahabatnya. Taygeye memanglah orang y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN