Pagi ini Aidan kembali datang ke rumah sakit. Seperti hari sebelumnya, kehadirannya di tolak mentah-mentah oleh Liana. Padahal awal Noah masuk rumah sakit, Liana memperbolehkan dirinya melihat putranya. Tapi, entah apa yang terjadi pada Liana. Sejak kemarin wanita itu tidak memperbolehkan dirinya masuk. Tok... Tok... Tok... "Liana, ayolah buka pintunya. Aku hanya ingin melihat Noah, ia pasti ingin melihatku juga." Aidan masih terus berusaha membujuk Liana yang sangat keras kepala. Sebenarnya, bisa saja Aidan membuka pintu kamar inap Noah. Sebab, kamarnya tidak dikunci. Tapi, Aidan tidak ingin menimbulkan masalah baru dan membuat Liana semakin menjauhinya dan juga menjauhkan Noah dari jangkauannya. "Kembalilah ke London Aidan, sudah terlalu lama kamu di sini." Walaupun hanya usiran ya

