16. Tidak Menginginkannya Lagi

1307 Kata

Sepuluh menit menunggu dengan tidak pasti membuat Liana geregetan setengah mati. Di sebelahnya ada Aidan yang tampak sangat tenang, dan sedikit membuatnya kesal. Tak terlihat raut khawatir di wajah di pria itu. Padahal Liana tidak tahu saja, rasa khawatir tetap ada di hati Aidan. Beberapa menit kemudian, berulah sang dokter keluar. Tak membuang waktu, Liana segera menghampiri dokter itu. "Pasien sudah sadar, sejak bangun tadi ia menanyakan Ibunya. Anda bisa menemuinya saat setelah dipindahkan ke kamar inap nanti." Dokter itu menjelaskan sebelum Liana bertanya. Liana menghembuskan napas lega. "Kapan Noah bisa pindah ke kamar inapnya, dok?" tanya Liana. "Sekarang, dua perawat akan datang dan membantu proses pemindahannya. Kalau begitu saya permisi." Liana mengangguk dan mengucapkan teri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN