Amarah

1134 Kata

Setelah kemarahan Kino. Semua temannya berkumpul. Mereka mencoba melupakan apa yang terjadi. Sementara Fina, dia hanya diam menatap sekilas ke arah Kino. Frasa bersalah masih menyelimuti hatinya. Saat semua sedang berbincang bercanda. Dan, Kino sudah mulai tertawa. Masjid, ia sedikit curi pandang pada Fina. "Hai... Fina.. Kenapa kamu diam saja?" tanya Virgo. Menatap ke arah Fina. Dia mengerutkan keningnya. Melihat wajah Fina yang muram. "Em... Enggak!" ucap Fina. "Aku gak apa-apa, hanya sedikit kesal dengan suasana hati." jawab Fina. Spontan Kino menoleh ke arahnya. "Lupakan semuanya. Dan, maaf soal tadi. Aku tidak bermaksud marah padamu." ucap Kino. "Iya.. " Jawab singkat Fina. Tak lama, suara mobil yang khas di telinga Fina. Berhenti tepat di depan Villa. Sontak, Fina bangkit d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN