"Bu gulu, ikut mainan sama Keylan yuk.” Naura yang duduk di salah satu bangku menghadap ke perkebunan teh yang terbentang di depannya menggeleng. Sudah hampir satu jam mereka berada di sana membiarkan kesibukan yang ada di halaman villa. "Nggak deh, malas!" "Bu gulu nda asik. Dali tadi cuma bengong." "Ya suka-suka ibu dong." Keylan kembali sibuk bermain sendiri dengan semua mainan yang Arjuna bawa dari rumah yang dia keluarkan di atas rumput dan bergumam entah apa. Setelah makan tadi, Arjuna membawa tamunya berkeliling. Naura sempat mendapat lirikan maut dari wanita bernama Fransiska itu yang sempat sok imut di depan Keylan yang mengacuhkannya. Naura berniat bertanya pada Keylan dengan hati-hati agar tidak menimbulkan kecurigaan. Kalau ketahuan Papinya, Naura bisa kena malu karena ke

