Naura melirik singkat Arjuna disela kunyahannya, memperhatikan jakunnya yang naik turun seksi saat meminum kopinya dan cepat-cepat menundukkan pandangan sebelum tercyduk, mengunyah suapan nasi goreng terakhir dengan perlahan seakan-akan sikap tenangnya bisa membuatnya melupakan kejadian ubek-ubek dalaman milik lelaki dewasa yang seksinya kebangetan. Berharap tidak keterusan membayangkan yang iya-iya. "Bu gulu—" Keheningan yang terjadi dipecah celotehan Keylan di sampingnya, selesai menghabiskan telur dadar sambil memainkan robot Optimus Prime juga mobil Bumblebbenya. "Key mau dong loti panggangnya. Jangan pakai selai setobeli ya kalena Key nda suka, lasanya manis banget. Ibu Gulu Naula suka nda?" Naura menghela napas lelah, mengulurkan tangan mengambil roti panggang di dekat Arjuna yang

