EXTRA 2

804 Kata

"Mamaaaa...! Ada nenek Kabayan!" teriak anak-anak Rheina yang saat itu tengah bermain di halaman depan rumah Vano dan Aisha. "Nenek Kabayan?" Rheina mengernyit bingung. "Iya Mama... itu... Nenek-nenek yang biasanya suka culik anak-anak," seru Denisha. "Ish... Mana ada nenek-nenek yang suka makan bocah kayak kalian." "Ada, tuh!" Reina mengikuti arah tunjuk anak-anaknya. Tak lama, muncullah sosok nenek tua yang tadi anak-anak sebut sebagai nenek Kabayan. "Mama..." seru Aisha. Rheina hanya tersenyum. Entah dia harus memanggil apa terhadap mantan mertuanya tersebut. "Bagaimana kabarmu? Maaf Mama baru sampai," ucap wanita renta itu merasa bersalah. "Tidak apa-apa, Ma. Mama sampai di sini selamat dan sehat saja, Aisha sudah senang," balas Aisha sembari tersenyum. "Bagaimana kabarmu, Re

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN