EXTRA 3

481 Kata

"Apa yang lupa?" "Sebentar." Arga kemudian turun dari mobil. Pria kecil itu berlari kembali menuju rumah Vano. Revan dapat melihat Arga membisikkan sesuatu kepada Vano. Dan beberapa saat kemudian, Vano mengajak Arga kembali masuk ke dalam rumahnya. Tak berapa lama, Arga kembali dan menuju mobil. "Memangnya apa yang terlupa?" tanya sang Papa penasaran. "Bukan apa-apa kok, Pa. Tapi penting buat Arga. Biasa, urusan pria," jawab Arga. "Papa 'kan pria juga?" "Nanti Papa aku kasih tau. Tapi rahasia... jangan sampai Mama dan lainnya tahu," bisik Arga. Revan mengangguk. *** Mobil terus melaju mendaki pegunungan. Dataran tinggi hijau di kanan dan kiri benar benar memanjakan mata. Revan sekeluarga tak ingin menyiakan kesempatan langka berlibur ke kawasan dataran tinggi di Jawa Timur itu.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN