Revan kini sedang mondar mandir di dalam kamarnya. Sesekali ia mengecek ponselnya. Pria itu seperti hendak mengecek sesuatu namun urung ia lakukan. Rheina yang sedang duduk di depan meja riasnya, melihat ke arah suaminya melalu cermin meja rias itu. Dia hanya menggeleng-geleng kan kepalanya melihat tingkah suaminya yang sedang risau. "Ada apa, sih, Mas? Mondar-mandir aja dari tadi kayak setrikaan." Rheina yang baru saja menyelesaikan ritual malamnya mengoleskan krim malam di wajahnya akhirnya memilih mendekat ke arah suaminya. Rheina mengajak suaminya duduk di tepi ranjang. Berusaha menenangkan suaminya. "Hemm... Tapi janji kamu gak marah kalau Mas cerita, ya?" Rheina menjawab pertanyaan Revan dengan anggukan kepala. "Mas beberapa waktu lalu bertemu dengan Vano. Dia minta tolong kepad

