Seorang wanita menyapa dari balik pintu kamar hotel Vano. Wanita cantik dengan rambut lurus sebahu merangsek masuk ke dalam kamar itu. Sudah biasa, Vano sudah tak lagi terkejut dengan sifat wanita itu. Dan sepertinya hal itu tak akan bisa berubah. "Kamu kapan bebas dari penjara?" Selidik Vano. "Ya ampun. Kamu melupakan tanggal berapa sekarang?" Vano meneguk ludahnya kasar. Dia lupa kalo hari ini adalah hari bebasnya Novita. Tapi bagaimana bisa wanita itu menemukan dirinya sementara dia sudah menghilangkan semua jejak masa lalu. "Dari mana kamu bisa menemukanku?" Tanya Vano. "Gampang saja, aku tanya ke Rheina dan Revan," jawab Novita enteng. Vano tak berpikir kalau Novita berpikir mendatangi dua orang itu dan menanyakannya. Pria itu juga lupa kalau dirinya memberi kabar Revan kalau di

