Revan berjalan gontai menuju mobilnya. Usai menemui Ella, rasanya dia sangat tak bersemangat. Seperti ada sebuah batu yang menghantam keras dirinya. Pikirannya kacau. Dia menerka-nerka tentang apa salahnya pada Rheina? Kenapa wanita itu pergi tanpa memberitahunya? Revan yang awalnya malas melajukan mobilnya, dengan terpaksa menghidupkan kotak besi itu, mengendarainya tak tahu akan kemana. Luar kota? Ya, Revan Rasa ia akan menyusuri tiap kota satu-persatu untuk mencari Rheina. Revan yakin bisa menemukan Rheina. Dia tak ingin melewatkan sepuluh tahun penantiannya selama ini. Pria itu tak ingin kehilangan Rheina lagi. Tak terpikir juga olehnya jika pria lain akan mengikat sang pujaan hatinya lagi. Revan sungguh bertekad. Dia akan mengorbankan segalanya hanya untuk Rheina. Dia tak peduli ak

