47 MERAJUK

1390 Kata

Adrian menatap kesal Pelangi yang tengah mengobati luka akibat pukulannya. Si gondrong itu, atau yang di panggil Pelangi dengan sebutan Danang. Kini memang mengalami luka memar di wajahnya. Adrian tak menyesal. Setelah membuat Danang terkapar di atas trotoar dia yang menolong Danang juga untuk berdiri dan memapahnya masuk ke dalam bar lagi. Saat ini dia tak rela melihat Pelangi yang masih mengobati wajah Danang. Pria berkuncir itu sungguh membuat panas hatinya. Dia juga tak tahu kalau dia akan senekat itu dan memukul Danang. Yang ada, dia hanya ingin melampiaskan amarahnya. Tapi tak mungkin kepada Pelangi, istrinya terlalu rapuh dan dia juga tak akan bisa marah dengan Pelangi. “Pelangi, kita pulang sekarang.” Adrian sudah berdiri tapi Danang juga ikut berdiri. Sedangkan Pelangi masih si

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN