Pelangi tahu. Dia sudah tertahan dan terperangkap di sini. Tidak bisa mengelak dan tidak bisa bergerak. Konsekuensi dari semua ini. Meski dia marah karena sikap Adrian yang begitu emosi dan tak berpikir jernih. Dan juga, satu kesalahan Adrian masih terus membayanginya. Adrian masih menganggap Kirana itu ada. Setidaknya di dalam hati pria itu. Bagaimana bisa dia menyerahkan hatinya untuk pria yang masih mencintai wanita lain. Sepertinya dia tak masuk akal dan terlalu picik. Karena cemburu kepada orang yang sudah meninggal dan terutama itu kakak kandung yang disayanginya. Tapi dalam hal ini, dia memang tidak bisa menahan perasaannya. Adrian masih menyimpan cinta untuk Kirana. Kenyataan itu membuatnya sedih. “Pagi sayang.” Adrian tiba-tiba mengagetkannya dan keluar dari dalam kamar mandi.

