52 TIRAMISU

1151 Kata

Adrian tahu dia terlalu kekanakan saat ini. Marah dengan Pelangi karena mengetahui kalau istrinya itu masih menjalin hubungan dengan Danang. Sahabat yang diakui Pelangi. Tapi Adrian tidak percaya seorang wanita bisa menjalin persahabatan dengan seorang pria, kalau tidak ada percikkan asmara di antara keduanya. Dan hal itu makin membuatnya meradang saat ini. Sungguh. Kenapa dia tak bisa nyaman. Setelah mencium Pelangi dan mengatakan dengan tegas kalau istrinya itu hanya miliknya. Tiba-tiba Pelangi tersenyum. Lalu hanya mengangguk dan melepaskan pelukannya. Dan berkata akan memasakkan sesuatu untuk makan malam. Padahal dia melihat ada camilan di atas nampan yang diletakkan di atas nakas di samping ranjang. Adrian menyugar rambutnya lagi. Terlalu gelisah akan hal itu. Beranjak dari duduknya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN