Setelah perkataan Fajar itu membawa Indira ke atas tempat panitia berkumpul untuk mempersiapkan orientasi mahasiswa baru, mereka senang melihat kedatangan Fajar yang masih menjadi senior favorit mereka semua. Indira mengambil duduk samping Mala yang berada di samping Romi, sedangkan Fajar mengambil duduk samping Indira. “Akhirnya lo datang, mas” ucap Jonathan “kita butuh bantuan lo besok waktu acaranya” “Gue kerja jadi gak bisa” tolak Fajar “lagian ada Budi tu” menunjuk Budi yang baru saja duduk. “Ogah mending gue cari junior kaya lo” Fajar menatap tajam pada Budi namun Budi tertawa “Romi bukannya lo senior Indira dulu kaya gimana dia?” Indira langsung menatap Romi untuk tidak membuka masa mereka. Romi menatap Indira yang langsung menggelengkan kepala “Indira baik kok, mas” “Gak usah

