Indira terbangun dengan kondisi yang sedikit lebih baik, dalam benak Indira adalah saat ini sedang sakit typhus dan secara perlahan menjaga makannya. Indira menatap Fajar yang berbicara dengan beberapa pria secara perlahan menghembuskan nafas pelan semoga tidak ada drama seperti semalam. "Semalem kemana?" tanya Shinta yang berjalan di samping Indira. "Makan" jawab Indira singkat. “Pantes gak mau keluar sama kita ternyata ada ayang” goda Mela membuat Indira diam tidak menghiraukan godaannya "lo udah baikan?" tanya Mela menatap Indira. Indira tersenyum tidak menjawab pertanyaan Mela karena tiba-tiba badannya tidak enak, mereka makan dalam diam dan Indira sebisa mungkin tidak terlalu dekat dengan Fajar karena tatapan para dosen terutama Retno tidak enak pada Indira. Shinta menyadari perub

