DIEGO POV Hubunganku dengan soraya semakin dekat apalagi semenjak ia menjadi sekretaris pribadiku. ternyata ia sangat cekatan dalam bekerja dan aku tidak salah memilihnya sebagai sekretarisku. " apakah hari ini aku ada jadwal bertemu klien?" " nanti siang pukul satu ada meeting dengan klien dari jepang di restoran jepang" " baiklah, ingatkan aku nanti siang untuk bertemu dengan klienku" " baik pak" " kau tidak usah memanggilku seperti itu. panggil saja diego" " rasanya tidak etis jika seorang pegawai memanggil nama bosnya seperti memanggil nama temannya sendiri" " kau tidak usah berpikiran seperti itu. aku tidak ingin hubungan kita seperti pegawai dan atasan" aku mendekati soraya dan tubuh kami sangat berdekatan sehingga aku bisa mencium bau lavender dari tubuh soraya. rasanya aku

