TRAVIS POV
Tidak terasa hari ini Nicole melahirkan anakku. aku sangat bahagia ketika Nicole melahirkan anak laki - laki Dan aku merasa jika anak kami bisa meneruskan bisnis keluargaku. aku dan Nicole memberinya nama Nicky. ia seorang bayi yang tampan Dan sangat menggemaskan. seandainya orang tuaku tau jika sekarang mereka memiliki seorang cucu pasti mereka sangat bahagia
Tetapi aku tidak bisa membayangkan jika mereka tau kalau aku memiliki seorang anak di liar Nikah pasti akan menjadi aib untuk keluargaku. aku tidak akan memberitahu mereka tentang Nicky. biarlah ini semua menjadi rahasiaku dengan Nicole. aku tau sedari dulu Nicole sangat ingin kami menikah tetapi sampai saat ini aku belum siap untuk berumah tangga Karena tanggung jawabku sebagai penerus keluarga sangatlah berat Dan aku tidak ingin mengecewakan Nicole
" lihatlah anak kita, ia sangat tampan sepertimu"
" iya sayang, terima kasih Kau sudah memberiku seorang putra yang sangat menggemaskan"
" apa Kau akan memberitahu tentang Nicky kepada orang tuamu?"
aku terdiam mendengar pertanyaan yang diajukan oleh Nicole karena aku tidak bisa memberitahu tentang Nicky kepada orang tuaku Karena aku tidak ingin membuat orang tuaku kecewa Dan membenciku
" aku rasa belum saatnya memberitahu mereka tentang Nicky. aku tidak ingin membuat mereka kecewa dengan kita"
" Aku ingin kita segera menikah. aku tidak mau anak kita dicap sebagai anak haram!"
" aku tau sayang. baiklah, apa sekarang Kau mau ikut denganku ke Jakarta Dan kita bertemu dengan orang tuaku?"
" tentu saja aku mau sayang. aku tidak ingin melihat Nicky tidak tau tentang nenek Dan kakeknya"
" baiklah kalau begitu, minggu depan kita akan pergi ke jakarta Dan Kau harus siap dengan semua yang terjadi"
" iya sayang, aku siap menanggung resikonya"
aku memeluk Nicole dengan sayang Dan ia membalas pelukanku. semoga kedua orang tuaku merestui pernikahanku dengan Nicole
****
RICHARD POV
Aku sangat bahagia ketika Travis pulang ke Jakarta. tetapi yang membuatku heran saat ia mengajak seorang wanita yang sedang menggendong seorang bayi. entah kenapa firasatku mengatakan jika akan terjadi sesuatu yang buruk pada keluarga kami tetapi aku berusaha mengenyahkan pikiran itu dari benakku
" Halo nak, apa kabarmu?"
" Travis sangat baik. bagaimana kabar papa Dan mama?"
" kami sangat baik. siapa wanita ini? apa ia temanmu?"
" perkenalkan ini Nicole, dia tunangan Travis Dan ini anak kami, Nicky"
Aku sangat terkejut mendengar Travis sudah mempunyai anak Dan rasanya aku sangat murka ketika mengetahui Travis memiliki anak di luar nikah
" Apa Kau bilang?! ini anakmu?! Kau memang anak kurang ajar! berani - beraninya Kau mempermalukan orang tuamu sendiri?! apa kata orang jika mereka tau Kau memiliki anak di luar Nikah?!"
Travis Dan Nicole terlihat merasa sangat bersalah meskipun aku sebagai seorang ayah tidak bisa membenci anakku sendiri apalagi sekarang mereka sudah memiliki seorang anak Dan anak itu adalah cucuku
" maafkan kami, pa. Travis berjanji akan menikahi Nicole agar anak kami tidak dianggap sebagai anak haram"
" sebaiknya minggu depan kalian cepat menikah. lalu kalian tinggal sejauh mungkin dari kami. papa tidak mau sampai ada orang lain yang tau tentang hal ini"
" Baik pa, Travis akan menuruti semua keinginan papa. Travis tau papa sangat kecewa tapi Travis berjanji tidak akan menelantarkan Nicole Dan Nicky Karena mereka adalah orang yang sangat Travis sayangi"
Aku bisa melihat Angela hanya menangis melihat kami Dan aku tidak kuasa melihat Angela bersedih mengetahui kenyataan pahit ini
" sebaiknya kalian meminta maaf kepada mama."
Travis Dan Nicole bersujud di kaki Angela meminta amount darinya Dan Angela menyuruh mereka untuk berdiri. lalu ia memeluk Travis Dan Nicole. Mungkin aku harus bisa menerima Nicole Dan Nicky menjadi bagian keluarga kami meskipun aku lebih senang jika Travis berjodoh dengan Kelly
***
ANYA POV
Semenjak aku model, kedua kakakku mulai menjaga jarak denganku Dan mereka berdua mengacuhkanku sehingga orang tuaku curiga terhadap kami
" Ada apa sebenarnya? kenapa kalian terlihat tidak akur? ceritakan kepada kami?"
" tidak terjadi apa - apa. semuanya baik - baik saja"
" Rendy, ibu Dan bapak tau ada yang kalian sembunyikan dari kami. ceritakan kepada kami masalah apa yang sebenarnya terjadi"
aku sangat ketakutan jika kak rendy menceritakan yang sebenarnya kepada orang tuaku jika aku sekarang berprofesi menjadi seorang model
" tidak ada masalah bu. kami semua rukun - rukun saja. ibu Dan bapak tidak usah cemas Karena kami semua baik - baik saja"
" baiklah kalau begitu. ibu dan bapak lega jika tidak ada masalah. kami tidak ingin melihat kalian bertengkar Karena kalian bersaudara"
aku bersyukur Karena kak rendy tidak menceritakan yang sebenarnya kepada ibu Dan bapak. setelah selesai makan malam, aku menghampiri kak Rendy Dan mengajaknya berbincang tetapi ia mengacuhkanku. meskipun begitu aku tetap berusaha mengajaknya berbicara Karena aku tidak ingin bertengkar dengannya karena pilihan hidupku menjadi seorang model
" kak rendy, aku ingin bicara dengan Kakak sebentar saja"
" kakak sedang sibuk, sebaiknya lain kali saja"
" ayolah kak, sebentar saja. tidak sampai sepuluh menit"
" apa yang ingin Kau bicarakan?"
" aku ingin mengucapkan terima kasih kepada kakak Karena tidak memberitahu kepada ibu Dan bapak tentang profesiku sebagai model"
" kakak hanya tidak ingin melihat mereka kecewa padamu. lagipula mereka sudah Tua Dan kita sebagai anak tidak boleh mengecewakan mereka"
" aku tau kak Dan aku memilih sebagai model Karena aku hanya ingin membantu perekonomian keluarga kita. aku tidak ingin keluarga kita terus - terusan dihina oleh orang lain"
rasanya aku tidak bisa menahan tangis ketika berusaha meluapkan perasaanku. Kak Rendy memelukku Dan ia berusaha menenangkanku
" berhentilah menangis. kakak minta maaf jika ada kesalahan padamu. kakak melakukan ini semua Karena kakak sangat menyayangimu. kakak tidak ingin Kau salah jalan Karena sudah tagging jawab kakak untuk melindungimu"
" aku tau kakak ingin yang terbaik untukku. tetapi aku mohon kakak jangan melarangku sebagai model Karena menjadi model adalah impianku sejak dulu"
" baiklah, kakak tidak akan melarangmu asal tidak mengganggu sekolahmu"
" aku berjanji kepada kakak akan belajar yang rajin Dan berprestasi di sekolah"
Kak Rendy mencium keningku Dan rasanya aku sangat bahagia ketika Kak rendy tidak melarangku sebagai model. tiba - tiba kak Vito datang menghampiri kami Dan ia memeluk kami sangat erat
" aku tidak ingin kehilangan kalian berdua karena hanya kalian saudara yang aku punya di dunia ini"
" Anya minta maaf jika ada kesalahan sama kak Vito"
" kakak juga minta maaf jika ada kesalahan padamu Dan kakak tidak akan melarangmu sebagai model"
" aku senang melihat adik - adikku kembali rukun"
kami bertiga saling berbaikan Dan rasanya aku semakin semangat meraih impianku semenjak kedua kakakku mendukungku menjadi model
***
RENDY POV
Hari ini Anya mengajakku pergi ke kantornya karena ia akan ada pemotretan majalah terbaru. saat aku tiba disana, aku sangat takjub melihat Kantor yang sangat besar Dan luas. semua orang melihat ke arah kami Dan Banyak pria yang menatap sinis ke arahku. aku merasa mereka tidak suka melihatku Bersama Anya
" lihatlah, Kau sekarang memiliki Banyak penggemar Dan mereka semua tidak suka padaku"
" kakak bisa saja. ayo aku ajak Kakak bertemu dengan bosku. dia seorang wanita yang sangat cantik Dan kakak pasti sangat menyukainya"
saat Anya mengajakku untuk bertemu dengan bosnya, aku sangat terkejut ketika Anya memperkenalkanku kepada bosnya yang ternyata adalah wanita yang pernah menolongku Dan aku tidak menyangka jika kami bisa bertemu lagi di saat yang tidak terduga. wanita itu terlihat sangat terkejut saat bertemu denganku. sepertinya ia tidak menyangka bisa bertemu denganku untuk yang kedua kalinya
" Selamat pagi miss Kelly. perkenalkan ini kakak saya, rendy"
" senang berkenalan dengan anda. Anya, Kau sudah ditunggu James untuk melakukan pemotretan untuk majalah terbaru kita"
" baik miss, saya akan segera kesana"
setelah berpamitan denganku, Anya langsung masuk ke dalam studio untuk melakukan pemotretan Dan sedari tadi wanita itu terdiam sambil menatapku. aku merasa gugup saat ia mengajakku ke ruang kerjanya
" sebaiknya kita ke ruang kerjaku. ada yang ingin aku bicarakan denganmu"
akhirnya aku mengikutinya sampai ke ruang kerjanya. lalu ia menyuruhku untuk duduk Dan ia mulai berbicara padaku
" Kau pasti bingung kenapa aku mengajakmu ke ruang kerjaku. aku ingin menawarkan kerja sama denganmu Dan aku yakin hal ini sangat menguntungkanmu"
" apa maksud anda? saya tidak mengerti"
" aku ingin menawarkan kerja sama berupa pernikahan kontrak diantara kita. aku ingin Kau menikahiku Karena orang tuaku berulang kali memaksaku untuk segera menikah Dan aku berpikir jika Kau sangat cocok untuk menjadi suamiku. aku akan memberi imbalan sebesar satu milyar jika Kau berhasil membuatku hamil Dan memiliki seorang anak. setelah aku melahirkan, baru kita mengurus perceraian Dan Kau akan mendapat imbalan yang sudah aku janjikan di awal"
aku tidak menyangka jika wanita yang berdiri di hadapanku adalah seorang wanita yang tidak punya hati nurani Dan aku tidak mau mengikuti permainan yang dia buat
" Maaf Nona, saya tidak mau bekerja sama dengan anda Karena saya punya harga diri Dan anda tidak bisa seenaknya membayar harga diri saya dengan uang yang anda punya!"
" Astaga! orang miskin sepertimu masih saja tidak mau uang! kalau bukan Karena aku, adikmu tidak bisa menjadi seorang model Dan aku bisa saja memecat ia Dan menggantikannya dengan gadis yang lebih cantik darinya jika Kau tidak mau bekerja sama denganku!"
aku tidak menyangka ia mencoba mengancamku jika aku tidak mau menuruti keinginannya Dan aku memikirkan perasaan Anya jika ia tiba - tiba disingkirkan oleh wanita ini Dan posisinya digantikan oleh gadis lain, pasti hatinya sangat hancur Dan aku tidak mau melihatnya bersedih
" baiklah, saya mau bekerja sama dengan anda tetapi saya melakukan ini semua untuk Anya!"
" baguslah, besok jam sembilan pagi datang ke kantorku Dan Kau bisa menandatangi kontrak pernikahan yang aku buat"
Aku langsung pergi dari ruangan wanita itu Dan rasanya aku sangat menyesal telah bekerja sama dengan wanita licik sepertinya
***
VITO POV
Saat Kak Rendy sampai di rumah, ia terlihat Banyak pikiran Dan aku berusaha untuk mengajaknya berbincang tetapi ia seperti menyembunyikan sesuatu dariku
" Kak rendy kenapa seperti terlihat banyak masalah? ceritakan padaku siapa tau aku bisa membantu"
" tidak ada masalah. aku baik - baik saja"
" kakak jangan ada yang ditutupi dariku. bukannya Kakak sendiri yang pernah bilang jika ada Salah satu dari kita yang memiliki masalah, harus saling bercerita Karena kita bersaudara Dan harus saling membantu ketika saudaranya sedang ada masalah"
" Vito, kakak tidak ada masalah. Kau tidak perlu mengkhawatirkan kakak"
" Apa ini ada hubungannya dengan Anya?"
Kak rendy terdiam cukup lama sampai ia memberitahuku tentang yang sebenarnya terjadi Dan aku sangat terkejut ketika mengetahui masalah yang menimpa kakakku
" Kakak tadi bertemu dengan bos Anya Dan ia menawarkan kerja sama kepada kakak berupa pernikahan kontrak Dan ia mengancam jika kakak tidak mau bekerja sama dengannya maka ia akan mengganti posisinya Anya dengan gadis lain Dan kakak tidak mau impian Anya sejak dulu hancur Karena wanita itu"
" terus apa yang kakak lakukan? jangan bilang jika kakak mau bekerja sama dengan wanita itu?"
Kak rendy hanya mengangguk Dan aku tidak menyangka jika Kak rendy mau bekerja sama dengan wanita itu demi membahagiakan Anya
" Astaga! kak! jika ibu dan ayah tau tentang hal ini, pasti mereka akan sangat kecewa"
" kakak tau tapi kakak hanya ingin melihat Anya bahagia"
" sekarang apa yang akan kakak lakukan?"
" Kakak tidak tau, yang jelas kakak tidak akan membiarkan posisi Anya digantikan oleh orang lain"
Aku tau kak rendy sangat menyayangi Anya dan ia tidak ingin melihat Anya bersedih. aku berharap semoga kak rendy tidak menyesal dengan pilihan yang ia ambil
***
KELLY POV
Aku sangat senang ketika melihat pria itu menandatangani kontrak pernikahan kami dan aku tidak sabar ingin segera melaksanakan pernikahan sandiwara sehingga orang tuaku berhenti memaksaku
" terima kasih Kau mau bekerja sama denganku. sebagai bayaran awal, aku akan memberimu seratus juta sebagai tanda jadi kita menikah. dan aku ingin kita menikah minggu depan"
" Apa tidak terlalu terburu - buru untuk menikah?"
" tentu saja tidak. semakin cepat kita menikah, maka semakin cepat kontrak kita berakhir. aku yakin Kau tidak mau berlama - lama menikah dan aku tidak melarangmu jika Kau ingin berselingkuh dengan wanita lain asalkan kau bisa memberiku seorang anak. "
pria itu terdiam sambil menatapku dengan tajam. lalu aku memberinya koper yang berisi hang seratus juta kepadanya dan ia menerimanya
" Nanti malam aku ingin mengajakmu untuk bertemu dengan orang tuaku dan kau harus berpura - pura sebagai orang Kaya yang memiliki perusahaan di luar negeri"
" kita bertemu dimana Dan jam berapa?"
Aku memberi kartu nama padanya Dan aku memberitahunya untuk bertemu denganku di rumahku
" temui aku jam tujuh malam di rumahku Dan Kau harus berpakaian seperti seorang pengusaha. mengerti kataku?!"
" baiklah, saya setuju. kalau begitu saya permisi"
akhirnya pria itu pergi dengan membawa koper berisi uang seratus juta. aku tidak menyangka sebentar lagi aku akan menikah Dan memiliki seorang anak seperti impian kedua orang tuaku sejak dulu
***
RENDY POV
Aku tidak tau apa yang harus aku lakukan dengan uang seratus juta yang aku miliki saat ini. aku memutuskan untuk menyimpannya di bank Dan sebagian aku pakai untuk kebutuhan rumah Dan biaya sekolah adik - adikku. setelah dari bank, aku memutuskan untuk membeli kemeja, celana Dan jas agar penampilanku terlihat seperti pengusaha yang sukses
Saat aku memasuki sebuah butik, pelayan toko memilihkan sebuah kemeja, celana Dan jas yang sangat mahal harganya Dan aku langsung membelinya tanpa berpikir Panjang. aku ingin malam ini tampil yang terbaik dihadapan orang tua Kelly Dan aku tidak ingin Kelly terus - terusan memandangku sebelah mata hanya Karena aku tidak sepadan dengan keluarganya
tidak terasa waktu menunjukkan pukul lima sore Dan aku langsung pulang ke rumah untuk membersihkan diri sekaligus mempersiapkan untuk nanti malam. kedua orang tuaku heran saat aku membawa Banyak barang
" Rendy, darimana saja Kau seharian? kenapa Kau banyak membawa barang? apa Kau baru gajian?"
" iya bu, ini uang untuk ibu Dan ayah. mulai sekarang ibu Dan ayah tidak usah khawatir Karena mulai saat ini rendy akan mencari rumah yang layak untuk kita huni"
" apa maksudmu nak? jangan bilang Kau ingin membeli rumah untuk kami"
" mungkin saat ini rendy akan mencari rumah kontrak yang layak untuk kita sekeluarga jadi kita tidak perlu tinggal lagi disini Dan mereka tidak akan lagi menghina keluarga kita"
" darimana Kau mendapat uang untuk mengontrak rumah? ibu tau gajimu tidak seberapa Banyak nak. lebih baik uangmu Kau tabung daripada harus mengontrak rumah"
" ibu tenang saja, rendy baru saja mendapatkan tawaran pekerjaan yang bagus Dan mereka menawarkan gaji yang sangat tinggi sehingga Rendy sanggup untuk membayar biaya kontrak rumah untuk kita"
" syukurlah kalau begitu. ibu senang Kau mendapat pekerjaan yang layak. ayahmu pasti ikut senang jika mengetahui hal ini"
tidak beberapa lama ayah datang menghampiri kami Dan ibu mulai bercerita kepada ayah tentang rencanaku yang ingin mengontrak rumah. ayah terlihat sangat senang Dan bersyukur Karena kami akan segera pindah dari lingkungan yang lama. semoga aku bisa membahagiakan kedua orang Tua Dan adik - adikku
***
KELLY POV
Akhirnya pria itu datang ke rumahku Dan ia terlihat sangat berbeda. penampilannya begitu rapi Dan elegan. aku hampir saja menyukai tetapi aku mengingat jika ia tidak sepadan dengan keluargaku. awalnya aku tidak berencana untuk mengajaknya masuk ke dalam permainanku tetapi karena desakan orang tuaku yang ingin aku segera menikah sehingga aku terpaksa melakukan hal ini
" orang tuaku sudah menunggumu di dalam. Kau harus mengatakan pada mereka jika Kau seorang pengusaha kuliner yang memiliki restoran di luar negeri sehingga mereka tidak curiga dengan latar belakangmu"
" baiklah"
Akhirnya aku mengajak Rendy untuk bertemu dengan orang tuaku Dan orang tuaku terlihat sangat senang bertemu dengan rendy. penampilan rendy sangat meyakinkan sehingga mereka tidak ada yang curiga terhadap latar belakang rendy
" perkenalkan namanya rendy, minggu depan kami ingin menikah"
" senang bertemu denganmu. ayo kita segera makan malam"
akhirnya kami makan malam bersama Dan aku bersyukur rendy bisa meyakinkan kedua orang tuaku tanpa perlu aku bersusah payah mengajarinya untuk bersikap yang baik didepan orang tuaku. setelah makan malam, rendy berpamitan kepada kami dan aku menyuruhnya untuk menemuiku besok siang untuk memilih gaun pengantin dan jas pengantin
" rendy, besok Kau temui aku dikantor. lalu kita pergi ke butik untuk memilih jas dan gaun pengantin"
" apa orang tuaku tidak boleh tau tentang pernikahan ini?"
" sebaiknya orang tuamu tidak usah tau Karena aku tidak ingin rencana pernikahan ini gagal. aku tidak ingin orang tuaku tau tentang latar belakang keluargamu"
" baiklah, sampai berjumpa besok"
akhirnya rendy pergi dari rumahku dan aku tidak sabar ingin segera memiliki anak dan mengakhiri pernikahan sandiwara dengan Rendy
***
RENDY POV
Akhirnya aku menikah dengan Kelly meskipun tanpa kehadiran kedua orang tuaku. sejujurnya aku sangat sedih Karena tidak bisa mengajak orang tuaku untuk menghadiri pesta pernikahanku. semua tamu undangan yang datang rata - rata kalangan menengah ke atas dan aku sangat tidak percaya diri
setelah acara pernikahan usai, Kelly mengajakku untuk melakukan ritual malam pertama dan rasanya aku tidak mau melakukannya Karena aku sangat ingin melakukan malam pertama dengan wanita yang kucintai
" rendy, ayo lakukan tugasmu sebagai seorang suami kepadaku"
" Kelly, sebaiknya besok saja. malam ini aku sangat lelah"
" aku maunya Kau melakukan sekarang juga!"
Aku sangat terkejut ketika Kelly menanggalkan semua pakaiannya dihadapanku dan aku terpana melihat tubuhnya yang sangat indah. lalu ia datang menghampiriku dan mencoba mendekatiku. aku bisa mencium aroma lavender Dari tubuhnya dan ia langsung mencium bibirku sambil membuka kerah bajuku
lalu kami mulai bercinta dan aku bisa merasakan deru nafas kami saat mencapai klimaks. tidak beberapa lama Kelly tertidur pulas. sedangkan aku hanya bisa memandangnya yang sedang tertidur sambil membelai rambutnya yang terasa sangat halus di tanganku. entah kenapa perasaan ku berubah setelah kami menikah dan aku merasa jika aku mulai jatuh cinta padanya
***
KELLY POV
Saat aku terbangun, aku menyadari jika aku tidak sendiri dan ada rendy di sampingku. ia masih tertidur sedangkan aku langsung bangkit dari tempat tidur dan membersihkan diri di kamar mandi. aku masih mengingat percintaan kami semalam Dan rasanya aku ingin mengulangnya lagi tetapi aku tahan Karena aku tidak ingin rendy berpikir yang macam - macam terhadapku
setelah aku mandi, aku melihat Rendy masuk ke dalam kamar mandi. lalu aku turun ke bawah untuk sarapan pagi Bersama kedua orang tuaku. mereka terlihat sangat bahagia mengetahui aku sudah menikah Dan memiliki seorang suami yang menurut mereka sepadan dengan keluarga kami
tidak beberapa lama rendy bergabung bersama kami Dan kami sarapan Bersama. aku Dan rendy berpura - Pura memerankan pasangan suami istri yang bahagia Dan kedua orang tuaku percaya dengan kemesraan yang kami tampilkan didepan mereka. setelah sarapan, rendy mengajakku berbicara di dalam kamar Karena ia tidak ingin orang tuaku mendengarkan pembicaraan kami
" Kelly, aku rasa sebaiknya kita pindah rumah. tidak baik jika sudah menikah tinggal serumah dengan mertua"
" baiklah, mulai hari ini kita akan tinggal di apartemenku saja"
" Terserah Kau saja. tapi nanti malam aku ingin berpamitan kepada kedua orang tuaku Dan aku beralasan untuk bekerja di luar Kota sehingga mereka tidak curiga padaku"
" oke, tapi jangan lama - lama karena Ada aku yang menunggumu sekarang"
setelah kami mengemasi semua barang - barang, akhirnya kami pindah ke apartemenku. rendy sangat takjub melihat apartemenku yang begitu luas Dan mewah. aku tau pria sederhana seperti dirinya belum pernah merasakan kehidupan seperti orang Kaya pada umumnya
" mulai sekarang kita tinggal disini sampai aku melahirkan."
setelah menaruh semua barang di dalam lemari, aku mengajak rendy untuk bercinta yang kedua kalinya Dan aku merasa ia sangat menikmati percintaan kami yang sangat dahsyat. entah kenapa aku merasa Rendy memendam perasaan padaku meskipun itu hanya firasatku saja. setelah puas bercinta, rendy berpamitan untuk pergi ke rumahnya sambil membawa semua barang - barangnya ke apartemenku
" Kelly, aku pergi dulu. sebaiknya Kau makan malam duluan saja karena nanti aku akan makan malam di rumah orang tuaku"
sebelum ia pergi, rendy tidak lupa mencium keningku Dan rasanya aku tidak pernah diperlakukan seperti ini oleh pria manapun. aku tidak ingin jatuh cinta padanya apalagi jika mengingat status sosial kami yang berbeda sangat jauh, rasanya kami tidak mungkin bersatu untuk selamanya
***
RENDY POV
Aku terpaksa membohongi ibu Dan ayah Karena aku tidak ingin mereka tau tentang pernikahanku dengan Kelly. Sedangkan Vito Dan Anya terlihat curiga denganku yang tiba - tiba pindah ke luar Kota meskipun aku sudah menjelaskan alasanku tetapi mereka tetap tidak percaya dengan perkataanku
" Rendy malam ini harus berangkat Karena mulai hari senin, rendy bekerja di perusahaan yang baru."
" kami doakan semoga Kau betah bekerja disana Dan jangan lupa kabari kami "
" Pasti rendy akan mengabari ibu Dan ayah setiap saat"
setelah makan malam, aku mengemasi semua barang - barangku. lalu aku berpamitan kepada kedua orang tuaku Dan adik - adikku. aku tau Vito Dan Anya tidak bisa dibohongi Karena mereka sangat memahami diriku jika aku menyembunyikan sesuatu yang tidak diketahui oleh ayah dan ibu. tidak membutuhkan waktu yang lama untuk sampai ke apartment Karena jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah
saat aku tiba di apartment, Kelly menyambutku dengan memakai gaun tidur yang transparan dan membuatku ingin bercinta lagi dengannya
" akhirnya Kau pulang juga. aku daritadi menunggumu pulang. bagaimana keluargamu? apa mereka curiga padamu?"
" orang tuaku tidak curiga tetapi adik - adikku yang tidak percaya jika aku bekerja di luar Kota"
" Sudah kuduga, aku tau Anya sangat cerdas dan ia merupakan aset berharga untuk perusahaanku. seharusnya Kau bangga memiliki adik yang tidak sekedar cantik melainkan sangat cerdas sehingga bisa mendatangkan keuntungan untuk perusahaanku"
" Bisakah Kau berhenti menjadikan adikku sebagai aset berhargamu?! adikku bukan barang mati atau robot yang bisa Kau gunakan sesuka hatimu!"
" jika Kau sekali lagi berani melawanku maka aku tidak akan segan menyingkirkan adikmu dari perusahaanku!"
Aku terdiam mendengar ancaman yang dilontarkan oleh Kelly. aku tau dengan kekuasaan yang dimilikinya, ia bisa berbuat apa saja yang ia mau dan tidak sulit baginya untuk menyingkirkan Anya dari perusahaannya dan aku tidak ingin hal itu terjadi pada Anya Karena aku tau semenjak kecil Anya sangat Ingin menjadi seorang model
" aku minta maaf atas perkataanku yang menyinggung perasaanmu. aku berjanji tidak akan mengulangi kesalahanku untuk yang kedua kalinya"
" baiklah, aku memaafkanmu asal Kau mau bercinta denganku"
Akhirnya aku menuruti keinginan Kelly untuk bercinta dengannya Dan setelah kami puas bercinta, Kelly tertidur pulas. sedangkan aku sibuk dengan pikiranku sendiri. aku memikirkan masa depan keluargaku Dan aku ingin membelikan sebuah rumah untuk keluargaku agar mereka tidak tinggal di lingkungan yang kumuh
mungkin saat ini aku harus mengumpulkan Banyak uang agar bisa membelikan rumah untuk keluargaku. meskipun aku sudah menikah dengan Kelly, tetapi aku tidak ingin hidupku tergantung dengannya. sebagai seorang suami, aku harus bertanggung jawab kepada istri Dan keluargaku
aku akan menunjukkan kepada Kelly bahwa aku bukan pria yang lemah Dan aku bisa menjadi orang Kaya seperti dirinya. aku tidak mau terus - terusan dipandang sebelah mata oleh Kelly karena aku punya harga diri Dan aku tidak Ingin posisiku sebagai seorang suami direndahkan olehnya
setelah aku menyelesaikan kontrak pernikahan ini, aku bisa melanjutkan hidupku Dan bahagia Bersama orang - orang yang kucintai. aku tidak ingin hidup dengan seorang wanita yang selalu merendahkanku Karena perbedaan status sosial kami yang terbilang sangat jauh Dan aku menyadari jika Kelly tidak akan pernah mencintaiku