PART 32

1340 Kata

Ansell menumpu tubuhnya di dapur kotor dengan kedua tangannya. Tatapannya menembus kaca jendela di hadapannya. Malam sudah larut dan semua karyawannya sudah pulang. Dia berniat membuat makan malamnya sendiri. Namun yang terjadi adalah dia yang merasa kehilangan sensasi memasak dari dalam dirinya. Beberapa saat lalu dia mematikan kompor  dan membersihkan dapur. Nyatanya semua kesibukan yang dia buat tak mampu mengalihkan pikirannya. Pikiran penuh tanda tanya yang berkecamuk. Kenapa Elena masih menolaknya? Bahkan untuk sebuah panggilan suara? Atau di mana Dabria dan Ayahnya sekarang? Mereka seperti sengaja membiarkan bumi menelan mereka hingga mereka seakan menghilang tanpa jejak. Ansell meraih sebuah mug dan memutuskan membuat coklat panas. Namun sesaat kemudian dia berakhir dengan hanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN