61

1505 Kata

Nura kembali ke rumahnya dengan tak bersemangat. Ia sangat kesal Vino malah akan memberikan denda pada Azura jika bekerja tidak sesuai dengan keinginannya. Padahal ia sudah susah payah membuat Vino agar mau membayar sepuluh juta perbulan. “Akh, kalau begini jadi gagal deh. Maafkan aku, Ra,” ucap Nura sambil menyetir. Di saat Nura menyetir tiba-tiba matanya melihat sosok yang dikenalnya. Pria berkacamata dengan tinggi semampai, mengenakan kemeja biru lengkap dengan dasi berwarna biru tua, semakin membuat penampilan pria tersebut terlihat begitu sedap dipandang mata. “Roy… kenapa kamu selalu mempesona,” ucapnya sambil tersenyum, tapi tiba-tiba ia mengerem mendadak mobilnya. Matanya terbelalak. “Itu Roy… Roy si manusia cool. Roy cintaku, Roy kekasihku.” Ia mengambil napasnya lalu berk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN