Begitu sampai di rumah Nura terus tersenyum membuat Azura, Angelo, dan Angela yang sedang nonton televisi merasa aneh dengan keadaan Nura. “Selamat malam, Zura dan para Angel,” sapa Nura yang terus mengembangkan senyuman di wajahnya. Azura merasa sangat aneh melihat Nura yang berjalan menuju dapur dan duduk di meja makan. Ia melihat ke arah luar, tapi tidak ada mobil Nura. Ke mana mobil Nura? Kenapa ia malah tersenyum-senyum seperti orang tidak waras? “Nur, kamu baik-baik aja?” tanya Azura bingung keadaan Nura. “Mobilmu ke mana?” “Mobil yang mana?” Nura balik bertanya ke Azura. Azura menyerngitkan dahinya. Ia bertanya malah Nura balik bertanya. Sepertinya keadaan Nura sedang tidak baik-baik saja. “Nur, sadar Nur, eling sing waras Nur. Koe ki ngopo? Kok aneh tenan. Opo koe kesam

