Kedatangan Sahabat

1966 Kata

Airsya P.O.V   “Wah cucu oma!” Kata mama. Hari ini mama dan ibu datang ke rumah ku untuk melihat cucu nya. Mereka antusias banget waktu ngeliat Leah lagi digendongan ku tadi. “Sya, kamu belum makan kan? Kamu makan dulu gih biar dia kami yang jaga. Iya ga dik?” tanya mama ke ibu. “Bener banget mbak. Kamu makan dulu aja, Sya. Ini biar ibu sama mama yang urus.” Kata ibu. “Yoweslah, Airsya makan dulu ya.” Kata ku seraya berjalan keluar kamar. Aku melihat suami ku yang sedang duduk di ruang tv.   “Gimana anak kita? Pasti dikerubungin ya sama nenek nya?” tanya Mas Adri yang ku jawab anggukan. “Mama sama ibu tuh semangat banget. Mereka sayang sama Leah.” Kataku seraya tersenyum. “Iya dong. Leah itukan bayi terlucu.” Kata Mas Adri yang membuatku tersenyum. “Mas, kamu gerasa ga sih kita tuh bah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN