"Ini ...." Kalimat Randai menggantung tidak dilanjutkan, dirinya terlampau terkejut dengan apa yang ada di hadapannya. Ruangan ini .... Bagaimana bisa? Mereka bahkan tidak bisa melihatnya dari luar tadi, tidak menemukan lubang apa pun saat di luar sana. Tapi tempat ini? "Jangan terkejut. Ruangan ini memang tembus pandang dari luar, tidak bisa di lihat dari luar, tapi yang di dalam bisa memantau dengan jelas. Terlihat licik bukan?" Pullo terkekeh pelan. Entah dia mencoba ramah atau bagaimana, tapi melihat perlakuannya tadi yang hampir membunuh empat remaja itu, masih menyimpan keseraman. Apalagi di wajah Kyra, gadis itu masih belum menemukan keramahan di wajah Pullo meski sudah beberapa kali pria itu mencoba mengakrabkan diri. "Mereka semua siapa?" Pullo menghadap ke depan, ke dua tangan

