“Sen, lo masih lama nggak ?” tanya abi saat senna masih sibuk memilih sweater. “Kenapa ?” “Enggak, gue cuma tanya aja.” kata abi sambil menutupi senna dari pria bertopi dan bermasker yang sejak tadi membuntuti mereka. Lalu, tiba - tiba abi menarik tangan senna menuju ke arah ruang ganti sambil membawa beberapa pakaian yang diambil secara acak. “Bi, ada apa ?” tanya senna dengan wajah bingung saat abi menarik pergelangan tangannya dengan sedikit terburu - buru. Dan ternyata benar saja dugaan abi, pria mencurigakan itu masih terus mengikuti mereka. Untung saja pria sejuta akal itu langsung memikirkan langkah untuk menjebak pria itu. “Sen, lo coba pakaian pilihan gue.” kata abi sambil mendorong senna ke arah salah satu bilik ruang pas. “Bi, tapi kan gue…” “Udah, coba aja pilihan gue si

