Melihat Daren yang seperti kelabakan begitu mengetahui dia bertemu dengan Aarav membuat Irish ingin mengacak-acak wajahnya karena tidak tahu diri. Maksudnya, bagaimana mungkin Daren memiliki rasa tidak suka itu ketika jelas-jelas, dia selalu memiliki selingkuhan yang berbeda untuk menghangatkan ranjangnya tiap malam, bukan berarti Irish tidak suka, hanya saja dia tidak terima dengan Daren yang seenaknya padanya. "Lalu, bagaimana jika media tahu kelakuan kamu itu, Irish?!" Daren mengeryitkan dahinya tidak suka. Irish menutup mulutnya dan tertawa mengejek ucapan Daren. "Kamu pikir aku peduli dengan anggapan semua orang? Sayangnya, tidak Daren. Aku bertanya balik padamu, apa kamu peduli pada pikiran semua orang tentang kamu yang selalu menghamili banyak wanita? Astaga, Daren, Anna adalah buk

