Part 35

1087 Kata

Irish mencium bibir Aarav, bermaksud membungkam ucapannya yang menurutnya sudah sangat keterlaluan dan membuat dia sakit hati bukan main. Dia menahan tengkuk Aarav dan berharap bahwa Aarav sadar dengan ucapannya dan akhirnya meminta maaf pada Irish. Irish tidak bisa menerima fakta jika Aarav mengatakan itu dengan sadar dan tentu saja, dia memang bermaksud mengatakan itu. Aarav melepaskan ciumannya begitu saja. Dia menatap Irish dengan lembut. "Jangan begini, Irish. Sekarang lebih baik kamu pulang, dan kembali pads kehidupan kamu yang sebenarnya." Irish masih tidak percaya. Lagi-lagi dia sekuat hati menahan air matanya yang akan luruh. "Kenapa tiba-tiba kamu seperti ini, Aarav? Aku sangat tidak mengerti." "Tidak perlu mengerti." Aarav mengatakan dengan tegas. "Aku ingin bersama kamu, bu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN