Part 36

1074 Kata

Seraya melangkahkan kakinya dengan sedikit kesulitan karena luka di perutnya, berulang kali Aarav menengok ke belakang dan dia menyadari Daren dan pengawalnya mengikuti dirinya. Aarav menghela napas. Mungkin, ini akan menjadi pertemuan terakhirnya dengan Irish. Dia akan menyerahkan Irish kembali pada Si b***t itu. Bukan bermaksud berengsek, tapi Aarav ingin menyelamatkan Irish. Dari pada dia menjadi saksi bisu jika Irish kehilangan nyawanya hari ini, lebih baik dia membiarkan Irish membencinya seumur hidup dengan beranghapan bahwa Aarav sudah melepaskannya begitu saja pada orang yang sebisa mungkin Irish hindari. Aarav ingin memberontak, tentu saja. Jika dia memiliki kekuasaan sebanding dengan Daren dan kondisinya tidak seperti ini, tentu saja dia ingin melawan. Tapi, dia sadar bahwa semu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN