part 54 - terbuka

948 Kata

Feby melihat semua album-album yang ditunjukkan Leindra kepadanya. Surat-surat penting dan juga nama-nama Elang yang terdapat di setiap sudut atasnya sebagai keterangan sebagai pemilik semua ini. Feby menatap lesu ke arah Leindra. Sehabis Leindra berkata akan menjelaskan semuanya, pria ini membawanya ke rumahnya. Rumah Leindra yang di Jakarta yang dua kali lipat lebih besar dari di Jambi, sudah tidak habis pikir lagi dengan Leindra. Foto-foto itu Feby pegang agar bisa melihat dari dekat. Yang paling membuat Feby bingung, kertas yang bertuliskan 'surat perjanjian(adopsi anak)'. Feby membaca dengan jelas dan matanya mulai berkaca-kaca. "Ini apa, mas?" Feby menggeleng-gelengkan kepalanya. Ia masih ingat jelas Leindra selalu ribut mengatakan bahwa Leindra adalah anak kandungnya, darah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN