part 47 - pindah

1042 Kata

"Halo, iya mak. Kalau emang bisa pulang, Feby pasti pulang mak. Eh, malas ah. Mening mamak aja yang kesini, enak juga kok di sini. Iya, ingat kok Feby sama pesan-pesan mamak. Sayang loh Feby ini sama mamak, ga usah lah mama ragu kan lagi. Dulu aja Feby di sana di lantak-lantakin, sekarang pas jauh, ha kan. Rasa la mamak. Kangen kan. Makanya mak, udah mamak seminggu kesini kan ga ada salahnya. Ya, Feby lanjut kerja lagi ya mak ya, banyak ini yang mesti dikerjain ya. Iya mak. Mamak hati-hati juga ya. Iya. Jangan banyak kerja mak. Istirahat. Dah mamak." Setelah mematikan sambungan telepon itu, Feby berpikir, perjalanannya belum selesai. Ia menengadah ke atas atap kantornya. Sungguh, rasanya masih ada yang kurang. Setelah lulus SMA dengan nilai terbaik di sekolahnya, ia langsung melarikan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN