"Memangnya alasan apa yang kamu mau dengar? Apa yang kamu harapkan dari jawaban saya?" Ternyata lagi-lagi Leindra malah bertanya balik. "Jawaban mas kali ini akan menuntun saya untuk menjawab pertanyaan mas. Jadi, selagi mas tidak menjawab pertanyaan ini, saya sendiri pun tidak bisa menjawab pertanyaan mas." Leindra menghentikan mobilnya dan langsung duduk menghadap ke arah Feby. "Kalau saya bilang, semua yang saya mau ada di kamu, saya belum pernah melihat ada orang seperti kamu, saya tidak pernah melihat ada orang yang gigih tapi malas seperti kamu, saya belum pernah melihat orang yang pintar sekaligus bodoh seperti kamu, dan saya belum pernah melihat orang yang benar-benar cuek dengan penampilan dirinya sendiri tetapi masih menjadi yang cantik di mata saya, dan yang paling terakhir

