PART 29

1579 Kata

"Panggil ambulans sekarang!" teriak Pak Zaki. "Vin tenang dulu. Aily pasti baik-baik aja," lanjutnya.  Sementara Gavin seperti tak mendengar barang sedikit pun, yang ada dipikirannya saat ini hanya Aily, gadisnya.  Gavin terus mempertahankan tangannya pada kepala belakang dan sekitar leher Aily, berharap darahnya berhenti keluar. Bahkan kini kain yang ia gunakan sudah basah oleh darah hingga ke tangannya.  Ia tidak menyangka firasatnya akan berakhir seperti ini. Ia tahu semua, bahkan ia mendengar semua yang Keisya katakan. Apalagi saat mendengar penjelasan Al tentang semua kejadian yang menurutnya kebetulan.  Foto-foto di mading, kejadian di funfair, Aily yang hampir di serempet mobil, lalu pesan ancaman yang kerap kali Aily terima. Dan ia baru sadar jika itu ulah Keisya, Bela—gadis y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN