Awalnya, Aily kira itu adalah suara Cleo sebab samar-samar memang terdengar seperti itu. Namun ternyata, setelah mendengar jelas, itu bukan suara Cleo sama sekali. Keisya, suara itu milik Keisya. Aily sudah memiliki firasat yang cukup buruk saat satu suara lagi menginterupsi. Aily terbelalak kaget manakala suara yang paling ia kenali menyambangi gendang telinganya. Gavin dan Keisya, sedang apalagi mereka? Aily tetap bertahan meski dengan hati yang terkadang tergores perih. Tetap mendengarkan, tak memikirkan murid lain yang menatap aneh padanya. Aily terus mendengarkan, hingga dimana semuanya sudah cukup jelas saat Keisya mengatakan bahwa gadis itu mencintai Gavinnya. Buliran bening pun tak dapat di tahan saat tak ada penolakan dari Gavin. Berniat pergi dengan perlahan jika saja i

