bab 06 rafa

547 Kata
pagi ini rafa buru-buru ke kantor karena akan ada meeting bersama klien dari Jerman, dia bersyukur pagi ini tidak bertemu dengan gadis gila itu . semoga saja gue tidak melihat si gadis bodoh dan gila itu gumamnya. sesampainya di kantor dia sudah si sambut oleh lara sekertaris sekaligus kekasihnya , selamat pagi sayang ucap lara sambil memeluk dan mencium pipi rafa. selamat pagi juga sayang , jawabnya datar, hei kok wajah kamu cemberut sayang goda lara. sayang aku butuh kamu sekarang sambil merangkul pinggang lara, sayang ini masih pagi dan sebentar lagi kamu ada meeting. sebentar saja sayang ,sambil melumat bibir tipis lara dan menghempaskannya di sofa tidak lupa tangan rafa sudah menyelusup ke dalam kemeja kekasihnya. eennggg sa..yaa..ng erang lara ketika p****g payudaranya di hisap oleh rafa. rafa suka melihat erangan sang kekasih karena membangkitkan hasrat dalam dirinya. tanpa menunggu lama rafa sudah menelanjangi wanita itu , lara yang kenikmatan hanya pasrah dan menuntut lebih untuk si sentuh . rafa tak menyia-nyiakan kesempatan dia langsung membuka celana mengeluarkan miliknya yang sedari tadi di minta keluar. tanpa menunggu lama rafa memasukkan miliknya ke dalam milik kekasihnya. aaaahhh sa- yang desah lara membuat rafa semakin gila memaju mundur miliknya. terus sayang ,ah sayang kau nikmat sekali racau rafa . aaaahh aku mau keluar sayang ah sayang kita keluarkan Sama-sama . akhirnya mereka mencapai puncak kelimak bersama , rafa merebahkan tubuhnya sejenak di samping kekasihnya. terimakasih sayang ucap lara,karena setiap mereka melakukan hubungan badan lara selalu puas . setelah itu mereka merapikan pakaian yang sudah acak-acakan karena sebentar lagi karyawan kantor berdatangan. sedangkan di rumah mawar membantu mbok sri membuat sarapan. biar si mbok aja non yang masak, non mawar duduk saja sambil minum teh. tidak apa-apa mbok ,mawar selalu masak kalau di rumah tante, mbok sri akhirnya mengalah dan membiarkan mawar yang memasak pagi ini. dia memasak capcay , ayam kecap dan oseng tempe. setelah selesai masak mbok sri membantu mawar menata hidangan di atas meja makan. Caroline yang melihat itu tersenyum ,tidak salah lagi aku pilih menantu gumamnya. mawar yang menyadari kehadiran orang tua itu langsung menyapanya. selamat pagi oma , silahkan duduk oma sambil mengambil kursi untuk Caroline. terimakasih nak , Caroline melihat makanan si depannya takjub , waw ini enak lezat sekali pujinya, ini kamu yang masak nak ? iya oma mawar menjawab malu-malu, raisa juga sudah tiba di meja makan, waw oma ini ayam kecap kesukaan aku seru raisa, ayo semuanya kita makan ajak oma, tapi oma kak rafa belum turun ucap mawar. enggak usah perduli sama dia nak , biasa kalau hari senin dia sudah berangkat jam segini jawab oma caroline. mawar yang mendengar penjelasan oma caroline merasa lega karena hari ini dia tidak bertemu dengan rafa. setelah sarapan mawar pamit ke Caroline dan raisa. oma mawar berangkat kerja dulu , loh nak mawar enggak usah kerja lagi nanti semua kebutuhan kamu akan oma penuhi jawab Caroline. terimakasih oma tapi mawar harus mandiri , mawar tidak mau bergantung sama orang lain ucap mawar sopan. baiklah mawar tapi kalau kamu sudah resmi menikah ,kamu harus berhenti bekerja kamu harus fokus sama suami kamu terang Caroline. baik oma , assalamualaikum ... waalaikumsalam jawab Caroline dan raisa bersamaan. akhirnya mawar berangkat kerja seperti biasanya ,tapi sesampainya di toko dia merasa heran dengan teman-temannya yang senyum-senyum. cieeee.......
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN