di tempat kerja semua teman mawar mengetahui pernikahan mawar yang akan dilaksanakan minggu depan.
selamat ya sayang semoga kamu selalu bahagia ucap risna dan yang lain.
terimakasih semuanya atas doa kalian ,
setelah itu mawar menuju ruangan maria.
tok...tok..tok..
masuk suara orang yang di dalam,. mawar membuka knop pintu dan langsung duduk di hadapan maria.
mawar terimakasih berkat kamu omset toko roti ini melambung tinggi.
sama-sama bu maria , maafkan mawar s belumnya bu mungkin hari ini mawar terakhir bekerja ucap mawar lirih.
tidak apa-apa mawar justru ibu bangga sama kamu ,dan ibu sangat bahagia mendengar kamu menerima lamaran oma Caroline ,
ibu ucapkan selamat ya sayang semoga ini adalah akhir penderitaan kamu ucap maria dengan sedih.
berbeda denga mawar ,dia justru bersedih mengingat calon suaminya.
terimakasih ya bu atas doanya.
ibu jangan lupa datang ya ,mawar pasti bahagia kalau ibu datang.
tentu sayang pasti ibu akan datang bersama teman yang lainnya
kalau begitu mawar pamit ya bu karena mawar harus menyiapkan segala hal untuk pernikahan ,
mawar keluar dari ruangan itu dan pamit ke semua teman-temannya.
setelah itu mawar keluar dari toko ,
sementara rafa menggerutu karena mawar lama sekali keluar dari toko itu.
dasar gadis kampungan tahunya menyusahkan orang lain gumamnya ,
coba saja kalau bukan di desak oleh Caroline ,mana mau rafa menjemput gadis kampung itu.
mata mawar membelalak kala melihat siapa yang ada di depan ,dia gugup dan takut ketika melihat wajah rafa yang dingin.
hei ngapain kamu bengong di situ buruan masuk , menyusahkan saja kesalnya.
mawar yang takutpun akhirnya masuk ke dalam mobil ,
maaf kak rafa tadi masih ada kerjaan ucapnya gugup.
alahh itu emang alasan kamu saja , kamu tahu gara-gara pergi jemput kamu saya tidak jadi kencan dengan pacar saya.
deg.....
mendengar kata pacar hati mawar nyeri ,tapi dia bisa apa karena dia bukan siapa-siapa bagi rafa walaupun sebentar lagi dia akan menyandang status istri.
di perjalanan mawar hanya melihat ke luar jendela dia tidak berani menatap wajah tampan calon suaminya itu.
turun... suara bariton rafa membuyarkan lamunan mawar ,dia tidak sadar bahwa mobil yang membawa mereka sudah sampai rumah.
mawar turun dari mobil dan mengucapkan terima kasih , kamu jangan salah paham ya. gadis bodoh ,
saya hanya mendengarkan oma saja bukan berarti saya bisa menerima kamu di sini .
paham ..! bentak rafa
paham kak jawab mawar takut.
di pintu masuk Caroline sudah menunggu kedatangan mawar.
mawar sini nak ini oma sudah datangkan desainer langganan keluar kita untuk mengukur badanmu ,karena besok kamu dan rafa harus pergi fitting baju pengantin.
mendengar kata keluarga kita mawar sangat terharu ,tidak pernah dia bayangkan sedikitpun akan menikah dengan orang kaya raya.
oma terimakasih sudah menerima mawar si keluarga ini, seandainya tidak ada oma mawar pasti sudah menjadi gelandang hiks ...hiks mawar menangis sambil memeluk tubuh Caroline.
sudah sayang jangan menangis lagi ,mungki. ini sudah takdir kamu menjadi bagian dari keluarga ini ucap Caroline sambil mengelus punggung mawar.
apapun yang terjadi di pernikahan kalian nanti ,oma harap kamu bersabar dan bertahan , sebelum kamu menikah oma minta maaf nak atas sikap cucu oma terhadapmu.
sekarang kamu istirahat ,karena besok akan banyak kegiatan yang harus kamu lakukan ucap Caroline.
baik oma.
selamat malam oma.
mawar menuju kamarnya , setelah melewati kamar rafa tidak sengaja mawar mendengar sesuatu yang membuat hatinya sakit.