Bela mencuci mixer yang habis dia gunakan. Sambil menunggu roti yang dia panggang matang, dia membersihkan peralatan yang nampak sedikit berantakan. Bela tipekal orang yang suka kerapian, jadi ketika dia melihat sekitarnya berantakan sedikit saja, tangannya sudah gatal ingin merapikan. "Adduuuhhh ...." Keluh salah satu karyawan Bela yang bertugas dibagian dapur. "Kenapa, Din?" tanya Bela kuatir. Dia segera meletakkan cuciannya dan mematikan air. Mengelap tangannya basah kemudian menghampiri Dinda yang duduk sambil memegang perutnya. "Perut saya sakit, Mbak." Jawab Dinda dengan wajah sangat kentara sekali jika dia sedang menahan sakit. "Kenapa? Kamu belum makan? Maag kamu kumat lagi?" tanya Bela cepat. Dia benar-benar atasan idaman, buktinya dia begitu kuatir dengan keadaan karyawan

