Jujur

1288 Kata

“Kenapa kamu belum tidur?” tanya Nuga pelan ketika dia sudah duduk di ranjang kamar. “Bagaimana bisa aku tidur sebelum aku tahu keadaan suamiku.” Jawab Bela dengan tegas. Nuga hanya bisa terdiam. Dia tidak tahu harus menjawab apa. Bahkan dia sendiri juga bingung dengan perasaannya. Ketika indar pendengarannya mendengar jawaban yang baru saja dilontarkan oleh Bela membuat hatinya merasa tidak enak karena sudah sering mengecewakan perempuan itu. Namun dia juga tidak bisa mengabaikan Riana begitu saja. Apalagi ketika wanita hamil itu meminta bantuannya, dia tidak kuasa untuk menolak. Nuga bangkit dari duduknya. Dia mendekati Bela yang sedang menggantung jaket Nuga ke lemari. Dengan pelan Nuga melingkarkan kedua tangannya ke pinggang Bela dari belakang. Hal itu membuat Bela berjingkat ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN