Masa Kecil Bela

1355 Kata

Nuga masih setia duduk di lantai dan bersandar di pintu kamar Bela. Rasanya kakinya sangat berat untuk dia jalankan meninggalkan rumah mertuanya itu. Dia ingin dekat dengan anak dan istrinya. Dia ingin menjadi seorang ayah yang berguna. Ingin selalu ada ketika istrinya membutuhkannya. Walaupun Bela masih terlihat enggan bertemu dengannya. Kesalahan akan tetap menjadi kesalahan. Walaupun kesalahan itu mendapat pengampunan, namun tetap saja kesalahan tersebut tidak bisa dilupakan. Kesalahan itu akan terus membekas dihati orang lain. Seperti kesalahan Nuga yang terus saja membayangi hidup Bela. Bukannya Bela tidak ingin memaafkan suaminya, tapi dia ingin suaminya tahu jika hati seorang istri tidak untuk dipermainkan. Nuga menatap lurus ke depan. Tangan kanannya dia tumpangkan ke lutut yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN