Kipasan angin semakin kencang mengakibatkan kepulan asap semakin melebar, bersamaan dengan itu, aroma khas ayam bakar semakin terasa di penciuman kumpulan orang yang tak jauh berada di sekitarnya. Risa memejam seraya menghirup aroma itu dalam-dalam. Nikmat dan sangat menggugah. Hal itu tentu saja membuat gadis yang mengenakan dress berwarna biru muda itu semakin ingin segera menikmatinya. "Wangi, sama kayak lo." Risa terkikik mendengarnya. Apa katanya? Wanginya sama seperti dirinya? Ada-ada saja, mana ada wangi seorang gadis disamakan dengan wangi ikan bakar. Arka memang aneh. "Kok, bisa sama wanginya?" Risa mengikuti arah pembicaraan Arka. Arka menatap Risa seraya tersenyum jahil. "Iya, soalnya sama-sama bikin gue mau makan." Benarkah? Risa terkekeh pelan. "Kamu ada-ada aja." Mala

