Risa sudah masuk sekolah kembali setelah dua hari cewek itu tidak masuk. Bukan keinginannya, itu semua atas perintah dari Arka yang sama sekali tidak bisa ia bantah. Luka di kakinya sudah mengering dan tidak mengakibatkan rasa sakit lagi, itu semua berkat Arka yang setiap pulang sekolah datang ke rumahnya untuk membersihkan dan mengganti perban di kakinya. Ingatkan Risa untuk selalu bersyukur mempunyai pasangan seperti Arka. Meskipun menyebalkan, cowok itu selalu punya cara tersendiri untuk membuatnya senang. "Istirahat mau dibawain apa?" Kening Risa mengerut kala mendengar perkataan Arka barusan. "Lho, kok, ngomong gitu? Maksudnya gimana, sih?" Arka Gian Jackson. Cowok yang tengah berdiri tegap di hadapan Risa dengan salah satu tangannya yang dimasukkan ke dalam saku celana itu menata

