Chapter 15

815 Kata

                Hari ini Bintang terlihat lebih pendiam dari biasanya, tidak ada lagi Bintang yang selalu menggangu Gendis ketika tengah menulis atau melemparkan kertas kearahnya saat tengah berkonsentrasi mengerjakan tugas.                 Ini sedikit membuat Gendis tak nyaman, semenjak pembahasan mengenai orangtua Bintang sepertinya ada tekanan batin yang dirasakannya saat ini. Les hari sudah selesai, namun pikiran Gendis masih terpusat pada Bintang yang kini sudah berjalan keluar kelas, tanpa sedikitpun menoleh.                 Gendis terburu-buru memasukan alat tulisnya, lalu berlari mengejar Bintang yang sudah berjalan menuju parkiran. “Bintang!” panggil Gendis sedikit berteriak.                 Bintang yang sudah mengenakan helm membukanya kembali, Gendis berlari menghampirinya. “

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN